Ceplukan, Hama Yang Digemari Dengan Harga Tinggi

Bagi kalian yang hidup di desa Sewaktu kecil pernahkah kalian bermain layang-layang disawah? pasti pernah, letihnya bermain mungkin ada saatnya kamu menemui pohon kecil, dan memakan buah yang rasanya manis dan kecut, itulah ceplukan,

Ciplukan atau Physalis angulata L. lazim tumbuh di kebun, tegalan, tepi jalan, semak, atau hutan. Buah ini juga dikenal dengan sebutan morel berry di Inggris, ceplukan di Jawa, cecendet di Sunda, keceplokan di Bali, dan leletokan di Minahasa. Meski dulu hanya dikenal sebagai mainan anak-anak, kini ciplukan digemari dan dijual dengan harga tinggi.

Ceplukan kini di jual secara online, dan di supermarket buah dengan harga yang lumayan tinggi, untuk perkilonya dihargai sampai 250-500 ribu, fantastis bukan? ceplukan yang dulunya bisa kita dapatkan secara gratis, dan bisa makan sepuasnya kini sedang naik kasta menjadi makanan mewah, bahkan mengalahkan Apel, Jeruk dan Anggur.

Melambungnya ceplukan tak lepas dari berbagai macam manfaat, Sejatinya, ciplukan adalah buah asli Amerika yang tersebar luas di daerah tropis dunia. Buah kaya manfaat ini biasa tumbuh di daerah dengan ketinggian antara 1-1550 mdpl. Penelitian lebih lanjut mengenai manfaat ciplukan dilakukan Mahalakshmi AM dan Ramesh B. Nidavani dalam Indo American Journal of Pharmaceutical Research, 2014.

Ciplukan mengandung banyak zat bermanfaat, di antaranya karbohidrat, lipid, mineral, dan vitamin. Masyarakat biasa memanfaatkan daunnya secara tradisional untuk melawan radang kandung kemih, limpa dan hati. Mandi dengan air rebusan tanaman ciplukan baik untuk untuk meredakan peradangan pada kulit serta rematik.

Ada juga yang menggunakannya dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi hepatitis, sakit tenggorokan, sakit perut, malaria, asma, ginjal, kandung kemih, penyakit kuning, asam urat, dan demam. Sementara, buahnya digunakan untuk mengobati bisul, luka, konstipasi, dan masalah pencernaan.

Di lembah Amazon, masyarakat menggunakan jus ciplukan sebagai obat penenang, depuratif (pembersih darah), anti-rematik, dan meredakan sakit telinga. Di Taiwan, ciplukan digunakan sebagai obat tradisional diabetes, hepatitis, asma, dan malaria. Penduduk pedesaan di Peru menggunakan daunnya untuk penyakit hati, malaria, dan hepatitis. Dan di Afrika Barat, mereka percaya ciplukan bisa menyembuhkan kanker.

Berminat Untuk Beli Ceplukan? Atau ingin mencoba keberuntungan jadi petani ceplukan? Atau Jadi Hunter Ceplukan Di sawah? haha yang pasti Like Dan Share Post Ini Jika Kalian Menyukainya

linkfo Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *