Tidak hanya senyum tapi kebodohan juga bisa menular

Dalam fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang senyum untuk menampilkan kebahagian dan rasa senang.
Senyum itu datang dari rasa kebahagian atau kesengajaan karena adanya sesuatu yang membuat dia senyum, bertambah baik raut wajahnya atau menjadi lebih cantik ketimbang ketika dia biasa saja atau ketika dia marah.

Senyum ternyata bisa bernilai ibadah, sesuai hadist berikut:

تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ
‎“Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi 1956, ia berkata: “Hasan ‎gharib”. Dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih At Targhib).

Beban pikiran, tekanan batin, masalah dan juga kebiasaan, membuat orang sulit untuk tersenyum. Sepertinya sih hanya sekedar menaikkan tulang pipi dan menarik otot bibir ke arah samping kiri dan kanan, namun ternyata senyum membutuhkan energi yang lebih besar, yaitu energi positif dari hati dan pikiran.

Jika itu tadi alasan orang untuk tidak tersenyum, kita seharusnya bisa tetap semangat ketika tahu apa yang menyebabkan seseorang bisa tersenyum. Sebuah studi berusaha mengungkap alasan mengapa seseorang tersenyum, dan dengan siapa mereka bisa tersenyum dan tertawa lebih sering, wanita dengan pria atau wanita dengan wanita? Dengan yang lebih tua, seumuran atau justru dengan yang lebih muda?

Hasil penelitian menemukan, seseorang tersenyum karena tiga alasan utama, yaitu sexual advertisement atau promosi diri, kompetisi sosial dan memperluas jaringan sosial. Promosi diri lebih untuk mencari pasangan; kompetisi sosial bertujuan untuk menjadi leaderatau yang paling populer di suatu komunitas; dan memperluas jaringan sosial karena orang tersebut senang berinteraksi dengan sesama, entah untuk mendapatkan banyak relasi atau sekedar untuk membantu sesama.

Penemuan berikutnya adalah, senyum itu bersifat menular karena senyum mampu mencerahkan mood seseorang dan juga mood orang yang dihadapinya. Senyum membuat orang merasa disambut, dipercaya dan bahkan membuat dirinya merasa seksi. Tidak salah lagi jika senyum bisa menjadi sarana untuk berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Gak Percaya?? Cek video Berikut:

Ternyata senyum itu dapat menular ke siapapun, tapi tahukah anda kalau kebodohan juga bisa menular?

Albert einstein mengatakan kalau semua orang itu pada dasarnya genius semua, Tapi jika anda menilai kemampuan ikan untuk memanjat pohon, ini akan meninggalkan seluruh hidup percaya bahwa itu adalah hal bodoh.

ya pada dasarnya manusia itu genius, tapi kita harus menilai dari segi kemampuannya, passionnya, jangan menilainya dari apa yang tidak mungkin dia lakukan

Banyak orang melakukan tindakan tanpa tahu alasannya. Mereka hanya mengikuti apa yang menjadi kebiasaan masyarakat di sekelilingnya. Hal ini kerap dilakukan karena banyak orang takut dianggap aneh oleh lingkungannya.

Padahal dengan akal yang dimiliki manusia, seharusnya bisa digunakan untuk mencari alasan orang melakukan sebuah tindakan. Terlebih lagi jika tindakan tersebut merupakan hal yang aneh dan tidak masuk akal. Tentu sebelum ikut-ikutan melakukannya, kamu dituntut untuk menggali alasan dan informasi yang melandasi tindakan tersebut. berikut video dari anonymous tentang kebodohan bisa menular,

jadi bagaimana menurut anda???

linkfo Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *